Jumat, 18 November 2016

Iklan



Iklan
Iklan adalah informasi yang isinya membujuk khalayak banyak atau orang banyak supaya tertarik kepada barang atau jasa yang ditawarkan.
Ada beberapa jenis iklan, yaitu sebagai berikut.
  1. Iklan Cetak
  2. Iklan Advetorial
  3. Iklan Display
  4. Iklan Elektronik
  5. Iklan Masyarakat atau Iklan Tayangan Sosial
 
Disini saya akan menjelaskan apa itu iklan tayangan sosial. Iklan tayangan sosial ialah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat dengan mengajak atau menghimbau untuk tidak melakukan sesuatu seperti tingkah laku yang menyimpang dan lain sebagainya. Contoh iklan tayangan sosial adalah iklan bahaya merokok, iklan bahaya narkoba, iklan ajakan untuk tidak mengikuti ajaran sesat dan iklan untuk melindungi bumi.
                              


Saya membuat iklan tayangan sosial mengenai bahaya merokok. Di poster saya terdapat gambar tali untuk menggantung yang menandakan untuk kita mematikan rokok yang menyala atau kata lain berhenti merokok dan gambar rokok yang sedang menyala. Terdapat tulisan “BERAPA LAMA KAMU DAPAT HIDUP?” yang berarti sindiran bagi orang-orang yang belum mau berhenti merokok karena merokok dapat mengurangi umur kita.

Merokok terjadi karena adanya pengaruh orang-orang disekitar kita yang juga perokok aktif seperti, anak yang terbiasa melihat orang tuanya merokok anaknya menjadi ikut-ikutan, atau dipengaruhi oleh teman-temannya. Kurangnya perhatian dari orang tua juga menjadi salah satu faktor seseorang merokok. Oleh karena itu di poster saya, saya ingin memberi peringatan bagi masyarakat perokok aktif untuk segera berhenti merokok dan untuk masyarakat yang bukan perokok aktif agar tidak sekali-sekali mencobanya. Karena kesehatan masyarakat merupakan dasar dari kemajuan bangsa itu sendiri.


Jalan Santai HUT SMADA





Dalam rangka memperingati HUT SMA Negeri 2 Magelang yang ke-37, OSIS SMA Negeri 2 Magelang mengadakan berbagai macam rangkaian acara. Salah satu dari rangkaian acara tersebut ialah Jalan Santai yang dilaksanakan pada 16 Oktober 2016. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa SMA Negeri 2 Magelang beserta guru dan karyawan SMA Negeri 2 Magelang, warga sekitar juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
                Acara tersebut dimulai pukul 07.00. Acara dimulai dengan upacara pembukaan di lapangan utama SMA Negeri 2 Magelang. Acara tersebut dimulai setelah Bapak Arif Fauzan memotong pita dan menerbangkan balon pertanda acara tersebut resmi di buka. Setelah itu para peserta berjalan sesuai dengan rute yang telah ditentukan. Ada 9 pos pada acara Jalan Santai tersebut. Para peserta bisa mendapatkan kupon di pos 2 yaitu di sekitar RST, lalu mereka memasukkan kupon di pos 8 yaitu berlokasi di pertigaan Alfamart.
                Setelah para peserta tiba di garis finish, mereka dapat menikmati hiburan di Lapangan Tengah SMADA. Sambil menunggu undian kupon berakhir, saat itu juga sedang berlangsung lomba tumpeng antarkelas. Lomba tersebut diikuti oleh semua kelas 10, 11, dan 12.
                Setelah doorprize utama sudah dibagikan, dan quiz-quiz serta lomba tumpengnya selesai, tibalah pada acara penutup. Tepat pukul 12.00 acara tersebut selesai.

Ibuku Idolaku



Ibuku Idolaku

Sri Handayani lahir di Magelang pada 4 Desember 1967, merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya bernama Moch. Handoyo dan ibunya bernama Susilah. Beliau sejak kecil tinggal bersama kakek dan neneknya di Dusun Pirikan, Kec. Mertoyudan, Kab. Magelang.
Sri Handayani menempuh pendidikannya di SD N Pirikan dan melanjutkan pendidikannya ke SMP N 1 Mertoyudan. Setelah lulus dari SMP, beliau mekanjutkan pendidikannya ke SMA Kristen 1 Magelang. Setelah lulus dari SMA, beliau diajak ayahnya untuk menjadi PNS. Pada saat itu untuk menjadi PNS tidaklah sulit. Beliau langsung dapat bekerja di bagian pariwisata.
Pada tahun 1989, beliau dinikahi oleh seorang laki-laki yang dikenalkan ayahnya sendiri. Beliau adalah Darsono seorang TNI AD. Perbedaan umur mereka ialah 8 tahun. Mereka dikaruniai tiga orang anak. Anak pertama bernama Adhi Setyo Wicaksono, kedua Dwi Norma Indriani, dan terakhir Novia Putri Erawati.
Beliau merupakan sosok yang etos kerja. Beliau sekarang menjadi pimpinan di dua tempat rekreasi. Setiap harinya beliau berangkat pukul 09.00 dan pulang pukul 18.00 WIB. Beliau juga sosok pendidik yang keras, namun itu semua beliau lakukan untuk menjadikan anak-anaknya menjadi seseorang yang lebih baik.